Optimalisasi Kaskus Untuk Jobseeker

Advertisemen


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Selamat Pagi dan Salam sejahtera bagi kita semua.
Tiada kata yang pantas untuk diucapkan kecuali memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat, taufik, dan hidayahnya kepada kita sekalian. Sehingga kita masih dapat menikmati anugrah terindah nya berupa kesehatan dan kebahagiaan.
Shalawat serta salam mudah-mudahan tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar Kita Muhammad SAW yang telah menunjukkan kita dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang benderang.

Memasuki dunia "pengangguran" setelah lulus kuliah/ sekolah merupakan hal wajar. Di sinilah awal mula tantangan hidup yang sebenarnya. Istilah "jobseeeker" tak bisa dihindari lagi. Suka dan duka terjadi, manis dan pahit dialami, penuh tantanga, emosi, greget, usaha, sudah lengkap sudah dialami saat menjadi jobseeker. Banyak pengalaman seru dan unik terjadi.

Disini saya akan cerita tentang manfaat KasKus bagi pencari kerja (bisa positif maupun bisa negatif, tergantung bagaimana Anda menyekapinya). Anda tau situs kaskus kan? Forum terbesar di Indonesia. Yang belum tau bisa lihat KasKusDISINI gan.

KasKus


Saya tidak berniat provokatif atau propaganda dalam penulisan entry ini. Hanya sekedar share pengalaman pribadi. Pertimabangan tiap pribadi, tetap saja kembali ke arah pribadi masing-masing. Jadi, jangan terlalu diambil pikir/ hati atau malah jadi pusing trus bunuh diri.

Di saat kita akan melamar kerja di suatu posisi yang disediakan oleh suatu perusahaan, sebut saja PT. Maju Tidak Kena Mundur Pun Tidak Kena, mungkin saja kita tidak tahu dengan jelas tentang posisi tersebut. Sekalipun saat mendaftar kita sudah cari tau, saat proses seleksi kita diberi company profile (maybe), atau saat tengah-tengah seleksi / wawacara kita udah tanya sama Pak/ Bu HRD atau yang lainnya. Hal itu saya rasa belum cukup, karena menurut saya hal itu masih belum memperlihatkan atau merepresentasikan kondisi nyata di lapangannya seperti apa. Bisa saja Pak HRD atau yang lainnya itu bercerita yang baik-baik saja.
Karena saya pernah mengalami serupa, saat mau daftar perusahaan PT. Maju Tidak Kena Mundur Pun Tidak Kena dengan posisi yang sebenarnya bisa dibilang cukup mapan. Posisi yang banyak dicari oleh para jobseeker. Semua nampak baik-baik saja awalnya, sudah tau jobdesk-nya dari mbak-mbak yang nge-follow up saya, sudah di beri tawaran gaji, penempatan, ya tinggal acc dari saya nya saja. Tapi jujur, aku sebenernya rada buta dengan detail kenyataannya di lapangan.

Dari situlah awal mula iseng-isengku buka kaskus, mendaftar kaskus, dan buka thread (aku lebih suka ketik "trit" ya) tentang PT. Maju Tidak Kena Mundur Pun Tidak Kena dan kalau bisa di posisi yang sama denganku. Alhasil ketemu dan heran serta terkejut. Apa yang agan-agan dan aganwati-aganwati share disana tentang posisi kerja itu bener jauh dari apa yang dibilang oleh Pak/ Bu HRD yang dulu kasih tau saya. Benar-benar tidak menyangka, seolah-olah banyak pahitnya. Turn over gedhe lah, standard kerja yang bisa tiba-tiba berubah lah, dan sebagainya. Padahal PT. Maju Tidak Kena Mundur Pun Tidak Kena bisa dibilang bukan perusahaan kecil-kecilan, karena sudah meliputi seluruh nusantara tercinta Indonesia Raya ini.
Memang beberapa posting di Kaskus bilang bagus, tapi paling tidak ada 70-80% yang bilang di situ suram, 10% neral dari orang yang bijak yang tidak tahu-menahu, dan 10-20% sisanya opini yang bilang "baik-baik" saja.

Pengalaman saya yang serupa terjadi juga saat akan mendaftar PT. Kalau Naik Motor Jangan Sambil Tutup Mata Nanti Nabrak Lho. Miriplah sama kasus di atas. Melamar kerja, seleksi, dan coba iseng nanya di KasKus, dan lagi-lagi terkejut.

Jobseeker


Buat saya kerja berat tidak ada masalah, penempatan dimana saja tidak masalah. Asal kerjaaan berat itu layak dengan imbalannya (kagak random) dan menghargai karyawannya yang terpenting. Masalah bonus atau gaji bisa datang, asal prestasi karyawannya, buat saya tidak masalah, malah cukup fair.

Yak, ending note di entry ini saya ingin berbagi pilihan untuk mencari pekerjaan selain di Kaskus, Anda penasaran? Simak selengkapnya di Optimalisasi LinkedIn Untuk Jobseeker. Untuk kalain para jobseeker, yang mau ngelamar di suatu posisi di suatu perusahaan tertentu, bisa coba tanya agan-agan atau aganwati-aganwati di KasKus yang udah punya pengalaman di situ. Bukan sebagai bahan mempengaruhi, tapi bisa sebagai bahan pertimbangan. Kembali ke prolog di atas, masalah ini kembali ke pribadi masing-masing ya, tiap orang pasti punya durability yang berbeda-beda terhadap suatu masalah.


“Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar sesudah dewasa bagaikan mengukir di atas air. Kalau main gitar pakai akar kedongdong Kalau mau pintar belajar dulu dong”.
Aqulu Qouli hada, Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Advertisemen